Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Jitu: Cara INVESTASI SAHAM "Tanpa Rugi" Bagi Pemula

Investasi Saham ya! Mungkin sebagian dari kamu langsung berfikir mengenai hal investasi itu memiliki resiko yang sangat tinggi yang bisa membuat kamu rugi banyak. Bahkan banyak orang yang jatuh bangkrut karena salah mengambil langkah dalam hal berinvestasi saham.

seperti halnya dengan tahapan berwirausaha, yang mana kita telah membahasnya secara panjang lebar mengenai 12 Tahapan Ketika Seorang Wirausaha Akan Memulai Berwirausaha. Begitu juga halnya dengan memulai berinvestasi saham, tidak terlepas dari tahap-tahapan yang harus diketahui.

cara investasi saham bagi pemula

Nah pada artikel berikut ini akan dibahas tuntas tentang cara sederhana dan aman berinvesatasi saham bagi pemula untuk bisa meminimalisir resiko dalam berinvestasi saham.

Bagaimana Kinerja Saham Indonesia Dalam Trend Jangka Panjang?

Okey, pertama-tama yang kita bahas disini adalah bagaimana sih performa atau kinerja dari seluruh saham yang ada di Indonesia kalau dilihat dari trend jangka panjang. Untuk mengetahui itu, kita bisa lihat sejarah kenaikan harga Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia  (IHSG)

Apa itu IHSG?

Kalau kita mengambil pengertian atau pemahaman secara sederhana, IHSG itu adalah cerminan dari rata-rata kenaikan dan penurunan seluruh saham yang ada di Indonesia.

Nah, pada gambar grafik di bawah ini, kamu bisa lihat kalau sejak tahun 2000 sampai tahun 2019, indeks harga saham gabungan di Indonesia memiliki kenaikan hingga 900%. Sebenarnya kalau dilihat dari kacamata trend jangka panjang, kenaikan harga saham Indonesia itu sangat luar biasa.

kemajuan saham di Indonesia

Bahkan, bisa dibilang kenaikan IHSG itu adalah salah satu indeks saham yang kenaikan nya itu paling melonjak tinggi dibandingkan dengan indeks-indeks saham Negara lain di dunia.

Pada gambar grafik di bawah, kamu bisa lihat sendiri, bagaimana sih perbandingan kenaikan indeks harga saham Indonesia jika dibandingin dengan indeks saham popular di dunia. Ya kita ambil saja contoh seperti Dow Jones, Nasdaq, S&P 500, Hang Seng, FTSE, Kospi dan lain-lain.

indeks-indeks saham

Dari daftar nama perusahaan saham di atas, kamu bisa mengetahui kalau semua indeks saham di dunia itu pada dasarnya terus bertumbuh seiring dengan pertumbuhan dari produktivitas perdagangan dan transaksi bisnis di dunia.

Walaupun memang ada saat-saat tertentu dimana indeks saham itu turun. Misalnya, saat krisis moneter 1998, financial crisis tahun 2008, krisis harga minyak tahun 2014, dan saat pandemic COVID-19 pada tahun 2020.

Namun, kalau dilihat dari kacamata jangka panjang, sejauh ini indeks saham itu selalu bangkit, dan harganya itu terus naik. Bahkan, pasar modal Indonesia itu bisa dibilang sebagai salah satu pasar modal yang pertumbuhan nya itu paling pesat.

Apa Penyebab Kerugian dalam Investasi Saham?

Pak Lo Kheng Hong pernah mengatakan di salah satu seminar yang pernah beliau bawain “Kalau ada orang sampai bisa rugi dalam berinvestasi saham, itu namanya kebangetan” 

Kalau dipikir-pikir, dengan kalimat yang dikatakan oleh Pak Lo Kheng Hong di atas, ada benarnya juga nih! Kok bisa sih ada orang yang rugi besar di investasi saham? 

Penyebab kerugian dalam berinvestasi saham sebenarnya bisa macam-macam. Namun, secara garis besar, penyebabnya ada dua hal sederhana berikut.

Sebab-sebab Kerugian Investasi Saham

  • Salah memilih saham yang tidak berkualitas

Jadi maksudnya disini adalah harga saham nya itu turun terus. 

  • Memilih saham yang bagus, akan tetapi kurang sabar

Disini bisa kita cerna bersama bahwa, memilih tempat untuk berinvestasi saham itu sudah tepat, tapi orangnya tidak sabaran. Makanya, ketika harga sahamnya turun, kita tuh jadi panik dan malah jual rugi

Padahal kalau kita sabar, dalam beberapa waktu harga sahamnya itu akan balik naik kembali. Sekarang mungkin Kamu penasaran! Bagaimana sih cara supaya tidak salah memilih saham yang kurang bagus dan sekaligus bisa tetap tenang dan sabar kalaupun saham yang dibeli itu rugi. Karena kita tau harganya sahamnya itu bakalan naik kembali dalam jangka panjang.

Nah, sebelumnya Kita sudah sama-sama membahas atau belajar nih. Kalau indeks saham Indonesia itu trend dalam jangka panjangnya selalu bertumbuh naik.

Bagaimana kalau Kita berinvestasi dengan mengikuti pergerakan harga indeks saham gabungan aja? Lah emang bisa? Jawabannya bisa banget!

Bagaimana Cara Membeli Indeks Saham?

bagaimana cara membeli indeks saham?

Setelah membaca secara panjang lebar pembahasan di atas, pasti Kalian memilki pertanyaan, bagaimana sih cara membeli indeks saham?

Berdasarkan pengalaman banyak orang, Kamu bisa membeli indeks saham dengan dua cara berikut.

Reksa Dana Indeks

Yang pertama adalah Kamu bisa membeli reksadana indeks di agen penjual reksadana. Seperti Bibit, Breksa, Ajaib dan lain-lain. Kamu bisa memilih sendiri tempat membeli sesuai prefrensi kamu. Misalnya nih, aku memiliki reksadana IDX30 yang aku beli di aplikasi Bibit.

ETF Indeks

Yang ke dua adalah dengan membeli ETF Index. Kamu bisa beli ETF melalui akun sekuritas yang biasa kamu pakai buat bertransaksi saham.

Disana kamu bisa lihat daftar ETF yang diperjualbelikan di Bursa Efek Indonesia. Misalnya ada ETF-LQ45, ETF-IDX30 dan lain-lainnya.

Bagaimana Cara Investasi Ke Indeks Saham IDX30?

Di Indonesia, Kita bisa berinvestasi ke indeks saham yang isinya itu kumpulan saham dari perusahaan terbesar yang memiliki fondasi bisnis yang sangat kokoh.

Salah satu indeks saham Indonesia yang bisa dibeli adalah IDX30. Yang disana terdapat 30 saham perusahaan terbuka yang paling besar dengan fondasi bisnis yang kokoh serta volume transaksi jual beli saham yang tinggi.

car membeli indeks idx30

Indeks IDX30 berisi saham-saham dari berbagai perusahaan besar yang sudah banyak dikenal oleh sebagian besar investor di Indonesia. Contohnya BCA, Indofood, Unilever, Gudang Garam, Astra, BRI, Telkom dan perusahaan-perusahaan lainnya yang sangat kokoh di bidang industri usahanya.

Kalau melihat daftar saham yang ada di indeks IDX30, bisa dijadikan sebagai pilihan yang tepat bagi Kamu yang masih pemula dan bingung mau beli saham apa. Indeks saham IDX30 bisa menjadi pilihan yan relatif aman.

Disini ada pertanyaan! Apakah indeks IDX30 itu pasti aman dan harganya tidak mungkin turun? Ya tidak juga! Kalau Kamu pelajari secara luas, indeks saham apa pun juga pasti ada fluktuasi naik-turunnya.

Dengan memilih Indeks IDX30, kamu setidaknya bisa meminimalisir resiko dalam berinvestasi saham. Karena IDX30 adalah gabungan dari 30 perusahaan terbuka yang paling besar di Indonesia.

KESIMPULAN

Nah, dari pembahasan panjang lebar di atas, bisa diambil kesimpulan bahwa, terjun ke dalam bidang investasi saham itu harus memperhatikan atau menganalisa banyak hal. Contohnya dari kehati-hatian memilih platform investasi saham sampai menganalisa sejauh mana keuntungan ataupun kerugian yang akan diterima.

Sebelum kamu terjun kedalam dunia investasi saham, pastikan kamu berinvestasi menggunakan uang nganggur alias bukan uang yang akan kamu butuhkan untuk kesehatan, biaya pendidikan, dan keuangan untuk kebutuhan sehari-hari.

Perlu kamu ketahui juga, bahwasan nya indeks saham itu itu memiliki fluktuasi harganya sendiri. Dan tidak menjamin kalau kamu bakalan dapat keuntungan dalam jangka pendek. Tapi yang bisa kita lihat berdasarkan sejarahnya, trend-nya itu akan terus naik dalam jangka panjang.

Baiklah, semoga informasi mengenai investasi saham ini bermanfaat khususnya bagi kamu yang masih pemula dalam berinvestasi saham.

Posting Komentar untuk "Tips Jitu: Cara INVESTASI SAHAM "Tanpa Rugi" Bagi Pemula"